Tuhan, kami mau menyerahkan diri kami kepada-Mu. Kami sadar, sebagai manusia kami tidak mampu membesarkan anak-anak menurut jalan yang Kau kehendaki. Kami butuh pertolongan-Mu. Berikanlah kami karunia-karunia-Mu: hikmat, pengertian, urapan, dan bimbingan, agar kami dapat menjadi orang tua yang benar dalam mengasuh anak-anak kami. Berikan juga kami kekuatan, kesabaran, dan kasih yang besar dalam mendidik mereka. Ajar kami mengasihi mereka menurut cara-Mu.
Kuasai pikiran, perkataan, dan tingkah laku kami, dan tolong kami berjalan dalam kebenaran-Mu dan biarlah pimpinan Roh Kudus boleh tampak nyata dalam kehidupan kami, sehingga kami dapat menjadi teladan yang hidup bagi mereka. Kalau ada hal-hal dalam hati atau hidup kami yang tidak berkenan kepada-Mu, Tuhan, kiranya Engkau mau mengubah dan memulihkan kami, agar kami tidak menjadi batu sandungan bagi anak-anak kami sendiri.
Mampukan kami menaruh iman dalam setiap hal yang kami doakan dan mintakan bagi anak-anak kami. Biar kehndak-Mu yang jadi atas mereka. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.
Firman yang berkuasa
Orang benar yang bersih kelakuannya - berbahagialah keturunannya. (Amsal 20:7)
Bukan kami yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikannya kepadamu. (Yohanes 15:16)
Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. (Efesus 6:4)
Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akab melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya. (Yohanes 14:13-14).
Dalam segala hal, pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu Firman Tuhan. (Efesus 6:16-17)
Home » orang tua
Tampilkan postingan dengan label orang tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orang tua. Tampilkan semua postingan
Mengapa Membaca Firman?

Rahasia untuk membangun kehidupan anak Anda terletak pada iman Anda. Jika Anda berdoa tanpa iman, maka ini seperti sedang duduk-duduk saja berteriak-teriak, :Awas! Hati-hati!" menyaksikan iblis mengejar-ngejar untuk menghancurkan hidup dan masa depan anak-anak kita.
Sebaliknya bila Anda berdoa dengan iman maka itu seperti Anda berdiri di tengah-tengah anak-anak Anda dan melindunginya dari serangan iblis dengan kuasa Tuhan. Itu dilakukan dengan cara mengklaim Firman Tuhan di dalam setiap doa Anda. Maka Anda sedang memakai senjata yang ampuh yang tidak dapat dikalahkan musuh.
Firman Tuhan itu hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun (Ibrani 4:12) dan dapat menjangkau apa yang tidak tersentuh oleh pengajaran, pendidikan, pengetahuan, nasihat, aturan, hukuman, filsafat, dan disiplin mana pun, yaitu hati anak Anda.
Itu sebabnya Tuhan menjamin bahwa Firman-Nya tidak akan kembali kepada-Nya dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Tuhan suruhkan kepadanya (Yesaya 55:11).
Ingatlah bila Anda bedoa syafaat untuk anak-anak Anda, berdoalah seakan-akan ini persoalan hidup-matinya sebab memang demikianlah adanya. Bukan cuma Anda yang memiliki rencana untuk anak Anda. Iblis juga. Dan ia akan memakai segala cara untuk menghancurkan anak Anda. Obat terlarang, narkotika, seks bebas, alkohol, pornografi, pemberontakan, kecelakaan, penyakit, film dan musik yang merusak, ajaran sesat, kuasa kegelapan, dan lain-lain.
Bahkan iblis juga bisa menyerang melalui pemikiran kita sendiri pada saat jawaban doa tidak kunjung datang. Terutama ketika sesuatu yang tidak kita harapkan menimpa anak kita, kita cenderung menyalahkan diri sendiri dan menghukum diri sendiri karena gagal menjadi orang tua. Tapi ketahuilah, menjadi orang tua sempurna seperti yang sering digembar-gemborkan pendidikan modern tidak akan mengubah kehidupan anak Anda dari dalam, karena tidak pernah ada orang tua yang sempurna. Karena tak seorang pun dari kita yang merupakan orang yang sempurna.
Yang mengubah hidup anak Anda adalah ketika di dalam ketidaksempurnaan Anda kuasa Tuhan turut bekerja. Ketika Anda yang tidak sempurna datang kepada Tuhan dan meminta campur tangan-Nya di dalam membangun hidup anak Anda.
Percayalah, iblis tidak akan pernah berhasil bila Anda meletakkan rencana Anda di dalam rencana Tuhan denganb amemenuhi anak Anda dengan doa dan Firman yang berkuasa. Selamat menjadi orang tua yang berdoa.
Sebaliknya bila Anda berdoa dengan iman maka itu seperti Anda berdiri di tengah-tengah anak-anak Anda dan melindunginya dari serangan iblis dengan kuasa Tuhan. Itu dilakukan dengan cara mengklaim Firman Tuhan di dalam setiap doa Anda. Maka Anda sedang memakai senjata yang ampuh yang tidak dapat dikalahkan musuh.
Firman Tuhan itu hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun (Ibrani 4:12) dan dapat menjangkau apa yang tidak tersentuh oleh pengajaran, pendidikan, pengetahuan, nasihat, aturan, hukuman, filsafat, dan disiplin mana pun, yaitu hati anak Anda.
Itu sebabnya Tuhan menjamin bahwa Firman-Nya tidak akan kembali kepada-Nya dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Tuhan kehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Tuhan suruhkan kepadanya (Yesaya 55:11).
Ingatlah bila Anda bedoa syafaat untuk anak-anak Anda, berdoalah seakan-akan ini persoalan hidup-matinya sebab memang demikianlah adanya. Bukan cuma Anda yang memiliki rencana untuk anak Anda. Iblis juga. Dan ia akan memakai segala cara untuk menghancurkan anak Anda. Obat terlarang, narkotika, seks bebas, alkohol, pornografi, pemberontakan, kecelakaan, penyakit, film dan musik yang merusak, ajaran sesat, kuasa kegelapan, dan lain-lain.
Bahkan iblis juga bisa menyerang melalui pemikiran kita sendiri pada saat jawaban doa tidak kunjung datang. Terutama ketika sesuatu yang tidak kita harapkan menimpa anak kita, kita cenderung menyalahkan diri sendiri dan menghukum diri sendiri karena gagal menjadi orang tua. Tapi ketahuilah, menjadi orang tua sempurna seperti yang sering digembar-gemborkan pendidikan modern tidak akan mengubah kehidupan anak Anda dari dalam, karena tidak pernah ada orang tua yang sempurna. Karena tak seorang pun dari kita yang merupakan orang yang sempurna.
Yang mengubah hidup anak Anda adalah ketika di dalam ketidaksempurnaan Anda kuasa Tuhan turut bekerja. Ketika Anda yang tidak sempurna datang kepada Tuhan dan meminta campur tangan-Nya di dalam membangun hidup anak Anda.
Percayalah, iblis tidak akan pernah berhasil bila Anda meletakkan rencana Anda di dalam rencana Tuhan denganb amemenuhi anak Anda dengan doa dan Firman yang berkuasa. Selamat menjadi orang tua yang berdoa.
Posted by Kados Kudus
at 00.00,
Add Comment
Read more
Mengapa Orang Tua Perlu Berdoa untuk Anak-Anaknya?

Ada tugas paling mulia sekaligus paling sulit. Membawa sukacita besar tetapi dapat melukai paling menyakitkan. Menyediakan upah paling tinggi tetapi menguras energi paling banyak. Membubungkan Anda paling tinggi ketika berhasil tetapi membuat Anda terpuruk ketika segalanya berjalan tidak beres. Sekali tugas ini dimulaii maka tidak akan pernah berhenti seumur hidup Anda.
Tidak ada tugas lain yang dapat membuat Anda mengalami emosi yang berlainan pada saat yang bersamaan, harapan sekaligus kekhawatiran, kesempatan sekaligus ancaman, hiburan sekaligus tekanan, kesenangan sekaligus tanggung jawab. Tugas itu adalah: saat mana Anda menjadi orang tua.
Sehingga tidak heran banyak orang tua yang menjerit saat kelihatannya segalanya sudah di luar batas, "Kami benar-benar tidak tahan lagi. Tidak mungkin berada di samping anak kami berjaga terus-menerus dua puluh empat jam sehari. Bagaimana kami dapat mengasuh anak kami dengan damai?"
Kabar baiknya Anda tidak perlu melakukannya sendirian selama dua puluh empat jam. Lakukan yang terbaik yang Anda bisa lalu serahkan setiap detil kehidupan anak Anda kepada-Nya melalui doa dan Firman. Setiap kali berdoa dan membaca Firman Anda bukan saja melepaskan beban kekhawatiran dan ketakutan akan kenyataan buruk dunia ini yang mengancam anak Anda. Tetapi Anda sedang melepaskan kuasa Tuhan untuk bekerja dari dalam terhadap hidup dan masa depan anak Anda.
Tetapi kami belum mahir berdoa?
Nah, mulailah dengan doa ini: "Roh Kudus, tunjukkan pada kami bagaimana kami harus mendoakan anak kami. Tolonglah kami membesarkan dia menurut jalan Tuhan dan teladan Yesus, dan biarkanlah kehendak Bapa saja yang jadi dalam hidupnya."
Yang perlu Anda ingat, tidak berarti jawaban doa selalu segera datang. Kadang-kadang jawaban itu baru datang setelah berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Tetapi doa kita bukannya hilang atau tak berguna. Bila kita berdoa, sesuatu pasti terjadi, entah kita melihatnya atau tidak. Alkitab mengatakan, doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5:16).
Kapan kami harus berdoa?
Sebenarnya Anda dapat mulai berdoa sejak anak Anda masih dalam kandungan karena Alkitab mengatakan, "(Tuhan) memberkati anak-anakmu di dalammu" (Mazmur 147:3). Dan Anda dapat melakukannya setiap saat. Di mana pun juga. Dan waktu dan tempat terbaik untuk berdoa adalah di sini sekarang juga.
Tidak ada tugas lain yang dapat membuat Anda mengalami emosi yang berlainan pada saat yang bersamaan, harapan sekaligus kekhawatiran, kesempatan sekaligus ancaman, hiburan sekaligus tekanan, kesenangan sekaligus tanggung jawab. Tugas itu adalah: saat mana Anda menjadi orang tua.
Sehingga tidak heran banyak orang tua yang menjerit saat kelihatannya segalanya sudah di luar batas, "Kami benar-benar tidak tahan lagi. Tidak mungkin berada di samping anak kami berjaga terus-menerus dua puluh empat jam sehari. Bagaimana kami dapat mengasuh anak kami dengan damai?"
Kabar baiknya Anda tidak perlu melakukannya sendirian selama dua puluh empat jam. Lakukan yang terbaik yang Anda bisa lalu serahkan setiap detil kehidupan anak Anda kepada-Nya melalui doa dan Firman. Setiap kali berdoa dan membaca Firman Anda bukan saja melepaskan beban kekhawatiran dan ketakutan akan kenyataan buruk dunia ini yang mengancam anak Anda. Tetapi Anda sedang melepaskan kuasa Tuhan untuk bekerja dari dalam terhadap hidup dan masa depan anak Anda.
Tetapi kami belum mahir berdoa?
Nah, mulailah dengan doa ini: "Roh Kudus, tunjukkan pada kami bagaimana kami harus mendoakan anak kami. Tolonglah kami membesarkan dia menurut jalan Tuhan dan teladan Yesus, dan biarkanlah kehendak Bapa saja yang jadi dalam hidupnya."
Yang perlu Anda ingat, tidak berarti jawaban doa selalu segera datang. Kadang-kadang jawaban itu baru datang setelah berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Tetapi doa kita bukannya hilang atau tak berguna. Bila kita berdoa, sesuatu pasti terjadi, entah kita melihatnya atau tidak. Alkitab mengatakan, doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5:16).
Kapan kami harus berdoa?
Sebenarnya Anda dapat mulai berdoa sejak anak Anda masih dalam kandungan karena Alkitab mengatakan, "(Tuhan) memberkati anak-anakmu di dalammu" (Mazmur 147:3). Dan Anda dapat melakukannya setiap saat. Di mana pun juga. Dan waktu dan tempat terbaik untuk berdoa adalah di sini sekarang juga.
Posted by Kados Kudus
at 10.29,
Add Comment
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)